TENGKYU buat Kang Dadan ti cianjur selatan...

'personal-sponsor' kita2 yang di shelter jambu
sakali deui..... hatur nuhun kang dadan anu ti cianjur selatan

SENIMAN JALANAN BERBAGI (1)


ISAK TANGIS SAAT MENGINGAT 'BUNDA'

SMKN 3 Kota Bogor, Jumat Tanggal 20 Agustus 2010
Saat SHELTER JAMBU bawakan lagu bunda-nya Teh Melly...
Ternyata kawan-kawan pelajar langsung menundukan kepala dan mengalirkan air mata. Sedikit mengingat bahwa kita ada di dunia ini karena jasa bunda. Jika dia masih ada, segeralah! cium tangannya dan mohonkan maaf atas diri yang selalu berbuat apa yang tak diinginkannya...

HARI INI ADALAH HARI KEBERSAMAAN

Dari hasil mengamen yang ditabung masing-masing 'pengamen jalanan' menyimpan 2000 rupiah, maka kawan-kawan borneo, jambu dan jalan baru bersatu-padu dalam nuansa ramadhan yang berkah. Pemberian menu buka puasa 'seadanya' bagi para penumpang bus, angkot dan ojek serta mobil-mobil pribadi yang melewati shelter jambu bahkan bus trans pakuan-pun tak luput dari kegiatan di tanggal 21 Agustus 2010 ini. Menyanyi dan bergembira itulah kami diantara 'kesusahan hidup yang menghimpit'. dan berpartisipasi pula kawan-kawan OSIS dan MPK SMKN 3 Kota Bogor di kegiatan ini. Apresisi yang sangat kami rasakan dari kawan-kawan pelajar. Special thank's buat Bim-bim (pelajar SMKN 3) yang amat berjasa. Terimakasih kawan-kawanku semua....

SEMANGAT KAWAN...

Ada juga yang mengumpulkan 'kolekan 2rebu peraknya' di penghujung jam magrib sehabis berpindah-pindah dari bus ke bus yang lainnya. 'smoga stiap te2s kringat qt yg di kluarkn tuk kbaikn n'dmi mngingt akn dosa2 yg tlh qt prbuat di hpuskn olh-Nya... amien...' dalam fb-nya bung dhoni....

INI JEPRETAN 'SITUASI' DI SMKN 3 KOTA BOGOR (3)

Kawan-kawan Pelajar di SMKN 3 Kota Bogor
berdiskusi dan tanya-jawab singkat di sela-sela kegiatan ramadhan di sekolah
dengan SHELTER JAMBU yang bercerita dan 'bernyanyi' mempersembahkan lagu2 religi

SHARING DI SMKN 3 KOTA BOGOR (2)

siapa ajah sih  yang hadir waktu itu?
kami adalah:
1. Andriansyah [ibay]
2. Andry Kurniawan [botax]
3. Reza Mutiara Hadi [reza]
4. Awaludin Romdhoni [dhoni]
5. Anggy Irawan [anggy]
6. Ade Fahmy Septian [amy]
7. S.Adha [adha]

Macam & Jenis-Jenis Pengamen Jalanan / Artis Penghibur Jalanan

Seperti kita tahu bahwa salah satu profesi yang paling favorit dijalankan oleh orang-orang yang tidak memiliki pekerjaan tetap adalah menjadi pengamen baik secara sendiri-sendiri maupun berkelompok. Mengamen tidak harus bernyanyi tetapi juga bisa hanya memainkan alat musik atau hanya bertugas menarik uang receh dari pendengar ngamenan.

Pengamen ada di mana-mana mulai di perempatan jalan raya, di dalam bis kota, di rumah makan, di ruko, di perumahan, di kampung, di pasar, dan lain sebagainya. Penampilan pengamen pun macam-macam juga mulai dari tampilan yang biasa saja sampai penampilan banci / bencong, anak punk, preman, pakaian muslim, pakaian pengemis, pakaian seksi nan minim, dsb.
Pengamen terkadang sangat mengganggu ketenangan kita akan tetapi mau bagaimana lagi. Jika mereka tidak mengamen mereka mau makan apa dan daripada mereka melakukan kejahatan lebih baik mengamen secara baik-baik walawpun mengganggu.
Berikut ini adalah macam-macam / jenis-jenis pengamen :
1. Pengamen Baik
Pengamen yang baik adalah pengamen profesional yang memiliki kemampuan musikalitas yang mampu menghibur sebagian besar pendengarnya. Para pendengar pun merasa terhibur dengan ngamenan pengamen yang baik sehingga mereka tidak sungkan untuk memberi uang receh maupun uang besar untuk pengamen jenis ini. Pengamen ini pun sopan dan tidak memaksa dalam meminta uang.
2. Pengamen Tidak Baik
Pengamen yang tidak baik yaitu merupakan pengamen yang permainan musiknya tidak enak di dengar oleh para pendengarnya namun pengamen ini umumnya sopan dan tidak memaksa para pendengar untuk memberikan sejumlah uang. Tetapi ada juga yang menyindir atau mengeluh langsung ke pendengarnya jika tidak mendapatkan uang seperti yang diharapkan.
3. Pengamen Pengemis
Pengamen ini tidak memiliki musikalitas sama sekali dan permainan musik maupun vokal pun ngawur seenak udel sendiri. Setelah mengamen mereka tetap menarik uang receh dari para pendengarnya. Dibanding mengamen mereka lebih mirip pengemis karena hanya bermodal dengakul dan nekat saja dalam mengamen serta hanya berbekal belas kasihan orang lain dalam mencari uang.
4. Pengamen Pemalak / Penebar Teror
Pengamen yang satu ini adalah pengamen yang lebih suka melakukan teror kepada para pendengarnya sehingga para pendengar merasa lebih memberikan uang receh daripada mereka diapa-apakan oleh pengamen tukang palak tersebut. Mereka tidak hanya menyanyi tetapi kadang hanya membacakan puisi-puisi yang menebar teror dengan pembawaan yang meneror kepada para pendengar. Pengamen jenis ini biasanya akan memaksa diberi uang dari tiap pendengar dengan modal teror. Pengamen ini layak dilaporkan ke polisi dengan perbuatan tidak menyenangkan di depan umum.
5. Pengemen Penjahat
Pengamen yang penjahat adalah pengamen yang tidak hanya mengamen tetapi juga melakukan tindakan kejahatan seperti sambil mencopet, sambil nodong, menganiaya orang lain, melecehkan orang lain, dan lain sebagainya. Kalau menemukan pengamen jenis ini jangan ragu untuk melaporkan mereka ke polisi agar modus mereka tidak ditiru orang lain.
6. Pengamen Cilik / Anak-Anak
Pengamen jenis ini ada yang bagus tetapi ada juga yang sangat tidak enak untuk didengar. Yang tidak enak didengar inilah yang lebih condong mengemis daripada mengamen. Akan tetapi bagaimanapun juga mereka hanya anak-anak bocah cilik yang menjadi korban situasi dari orang-orang jahat dan tidak kreatif di sekitarnya. Pengamen anak ini bisa dipaksa menjadi pengamen oleh orang tua, oleh preman, dsb namun juga ada yang atas kemauan sendiri dengan berbagai motif. Sebaiknya JANGAN DIBERI UANG agar tidak ada anak-anak yang menjadi pengamen. Mereka seharusnya tidak berada di jalanan.

DARI PENUMPANG UNTUK PENUMPANG

Insyaallah pada tanggal 21 Agustus 2010 ini kami akan menyelenggarakan 'dari penumpang untuk penumpang' program buka puasa bersama yang berpusat di shelter jambu. Inisiatif kawan-kawan musisi jalanan ini ditandai dengan mengumpulkan dana hasil 'ngamen' tiap hari dari hari-hari pertama masing-masing pengamen dua rebu perak. Nominal yang cukup besar bagi untuk dikeluarkan untuk kegiatan ini. Semata untuk 'menunjukkan' rasa kebersamaan kami kepada para penumpang dan sesama pengamen di kota bogor. Dan jika anda ingin ikut berpartisipasi, dengan senang hati kami akan menerimanya.

SHARING DI SMKN 3 KOTA BOGOR (1)

Bukan hal yang mudah bagi kami...terbiasa dengan aktiftas rutin ’ngamen’ dengan suara dan alat seadanya di bus-bus kota atau di angkot-angkot di lintasan jambu dua, kini Senin 16 Agustus 2010 harus berada diantara kawan-kawan pelajar di sekolah. Wuff! Dan sepertinya bukan hal yang berat tapi tidak mudah. Bimbim berkacamata dengan vespa biru kesayangannya-lah ‘biang kerok’ dari ini semua. Akhirnya kami berangkat dari kontrakan om ibay di dekat BRIMOB menuju sekolah yang kami tuju. Tibalah kami di SMKN 3 KOTA BOGOR sekitar jam 1an. Perkiraan awal, bahwa kami hanya bertemu puluhan kawan2 pelajar saja. Eeeeeeeeeeeeh ternyata ‘ratusan’ kalo kata iklan tivi . deg-gedan  pastinya [karena kalau tidak de-degan ya mati namanya] kami masuk ke arena SANLAT di sekolah tersebut. Ohhh iya ada yang terlewat. Sebelumnya kita masuk kesekolah dan bertemu dan bersalaman dengan para dewan guru yang berada di dekat lokasi pelaksanaan sanlat. Sudah berada di dalam ruangan penuh dengan mata-mata apresiator dari kalangan akademisi muda untuk dapat berbagi cerita dan berapresiasi bersama kawan-kawan shelter jambu. Setelah dipersilahkan oleh salah satu panitia [yang saat ini kami belum tahu siapa namanya], kami ber-ta’aruf terlebih dahulu. Kemudian satu lagu dibawakan. Saat itulah ada perasaan yang beda dari biasanya, walau lemas tak berdaya dalam kondisi berpuasa, gitar tetap kami petik, jimbe tetap kami pukul nada-nada ‘fals’ pun memenuhi ruangan itu. Kesannya bagi kami adalah..... LUAR BIASA mata-mata yang terhunus tajam dan tenangnya kondisi saat itu menjadi kekuatan tambahan bagi kami.
To be countinue...